Kamis, 26 April 2018

Kartini's Day With Propan Semarang

Hari ini, Senin 23 April 2018...

Kami dari PT Propan Raya ICC Cabang Semarang memperingati hari Kartini.
Untuk pertama kalinya selama saya bekerja di Propan, baru kali ini ada event acara kartinian. Awalnya pas ngasih bocoran ke temen-temen kalau ada acara kartinian, ada beberapa yang merasa repot karena harus cari atau pinjem kebaya bagi yang ga punya, tapi ada beberapa juga yang antusias dalam mempersiapkan acara kartinian ini. Maklum, pamfletnya aja baru ditempet hari Rabu, terlalu mepet pengumumannya, karena ga terpikir juga untuk mengadakan acara ini, tapi karena dari pusat ngadain event kayak gitu makanya di cabang juga tak mau kalah dong..


Tujuan memperingati hari Kartini selain mengenang perjuangan Ibu Kartini, juga menjadi sumber inspirasi bagi karyawan untuk terus berprestasi dan memiliki keberanian untuk maju, menjadi lebih baik dalam karir tanpa harus menjatuhkan orang lain. Dengan adanya event kartinian ini, karyawan diharapkan agar lebih kompak dalam satu tim. Salah satunya dengan membuat yel-yel semangat Kartini, hal ini bisa mendorong para karyawan untuk berpikir kreatif dan menjadikan satu tim semakin solid dan kompak. 

Pada saat hari Senin ini, ga nyangka teman-teman sudah mempersiapkan kostum pakaian adat yang lengkap. Awalnya cuma mengira yang cewek hanya mengenakan atasan kebaya saja, tapi di luar dugaan semua mengenakan kebaya dengan bawahan kain batik/jarik. Untuk cowok, ada beberapa yang mengenakan pakaian adat lengkap seperti baju lurik dan blangkon. Ternyata semua karyawan menyambut acara ini dengan meriah dan bisa menunjukkan aktualisasi diri mereka. 

Jadi, tak hanya anak sekolah saja yang memperingati hari Kartini dengan pakaian adat atau kebaya, tapi untuk pertama kalinya Propan juga ngadain event kartinian untuk mengingat jasa dan perjuangan Ibu Kartini agar selalu menjadi sumber motivasi dalam bekerja.

Nah, dengan adanya antusias temen-temen, berharap kedepannya juga akan diadakan acara memperingati 17 Agustus. Event-event seperti ini bisa sebagai ajang aktualisasi diri para karyawan serta menjalin kekompakan dan kebersamaan dalam satu tim.

Kita penerus semangat Kartini...
terus maju untuk berkarya...
Kita penerus semangat Kartini...
akan selalu mengingat perjuangannya...

 Tim admin Propan Semarang


 Propan Cabang Semarang




Minggu, 25 Maret 2018

Happy Birthday EDGAR ....

Minggu, 18 Maret 2018..

Pagi ini kami menyiapkan makanan untuk perayaan ultah Edgar di sekolah minggu. Sebenarnya sih ultahnya tanggal 13 Maret, tapi lebih ramai kalau pas sekolah Minggu dan banyak temennya pasti lebih menyenangkan.
Sebelumnya saya sudah memesan kue tart di Endah tart cake. Edgar memilih karakter tayo karena dia suka menonton tayo di TV. Untuk snacknya, sudah kami bungkusi satu minggu sebelumnya dan makanan kami pesankan ayam crispy di Ayam Uleg dekat terminal Ungaran. Selain enak dan harganya terjangkau, anak kecil pasti suka dengan ayam goreng chrispy.

Sabtu sore, kue tart sudah diantarkan di Alun-alun Ungaran. Modelnya bagus dan lucu, rasanya pun enak dan lembut, ga kecewa udah pesen di Endah Tartc Cake Karangjati, Ungaran. Edgar senang sekali setelah melihat kue tart yang dia pilih.





Setelah selesai ibadah sekolah Minggu, kami pun menyiapkan kue tart dan lilinnya. Anak-anak pada suka, mereka mendekat ke kue tart karena penasaran melihat bentuknya yang lucu dengan karakter tayo. Setelah lilin ditiup sama Edgar, semua pada nyolek-nyolek cream kue tart nya karena penasaran.





Setelah berdoa dan make a wish, kami menikmati kue tart yang enak dan lembut. Anak-anak merasa senang karena dibagikan jajanan dan ayam goreng, serta bisa menikmati kue tart tayo.

Happy birthday  Edgar ganteng, semoga jadi anak pintar, taat pada orang tua, setia pada Tuhan, jadi orang yang sukses..



Selasa, 06 Maret 2018

Dolan Bareng Admin Propan Semarang di Bandungan

Minggu, 4 Maret 2018...

Hari ini cuaca cukup cerah, tidak mendung dan tidak terlalu panas..
Sudah satu bulan kami merencanakan untuk melakukan jalan-jalan atau piknik bareng satu tim admin Propan Semarang. Selain untuk menjalin kebersamaan dan kekompakan satu tim kerja, kami juga bisa menikmati liburan bersama keluarga.

Kenapa sih perlu acara liburan bareng teman kerja apalagi satu tim?

Nah, terkadang ada sebagian yang berpikiran kalau lebih asyik liburan sendiri sama keluarga dan bisa sesuai kemauan kita untuk menentukan waktu dan objek yang akan kita tuju. Namun, jangan salah, kebersamaan bersama rekan kerja juga penting karena jika dalam satu tim terjalin kekompakan dan kedekatan yang akrab maka akan berpengaruh dalam hubungan kerja.

Contohnya ni, dalam bekerja terkadang kalau beda pendapat atau rekan kerja tidak cocok, maka akan berpengaruh juga dengan hasil kerja yang kurang maksimal dan juga lingkungan tempat kerja pun menjadi tidak nyaman, sehingga menyebabkan beberapa rekan kerja tidak betah berada dalam lingkungan tempat dia bekerja. Kan ga enak ni, kalau satu tim kerja aja ga cocok dan ga nyaman, padahal kan pekerjaan kita saling berkaitan dengan rekan kerja yang lain.

Jadi, liburan bareng itu penting lho... Pikiran jadi lebih segar, bisa refreshing bareng keluarga dan juga teman satu tim..

Untuk itu, kita tim Admin Propan Semarang ngadain dolan bareng dan memilih tempat yang dekat-dekat dulu, yaitu di Taman Bunga Celosia Bandungan dan Pemancingan Jimbaran..

Minggu pagi, sebelum kita berangkat, teman-teman pada kumpul dulu di rumahku, sambil menikmati nasi goreng 63..

 Lokasi Nasi Goreng 63

Pukul 09.00 kami langsung menuju ke Taman Bunga Celosia Bandungan.

Bagaimana menuju ke Taman Bunga Celosia?

Taman Bunga Celosia berada di kawasan wisata Gedong Songo, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Lokasi berada di kanan jalan, setelah gapura jalan sebelum menuju Gedong Songo.
Rute dari Semarang, langsung saja menuju ke arah Ungaran, sesampainya di SPBU Lemah Abang, ada pertigaan kanan jalan menuju ke arah Bandungan. Sesampainya di pasar Bandungan, lurus menuju jalan ke Gedong Songo, nah setelah gapura, kanan jalan kita sudah menemukan lokasi Taman Bunga Celosia. Parkir mobil berada di kiri jalan dan hanya dikenakan Rp 5.000, untuk parkir sepeda motor berada di halaman lokasi taman bunga.
Di depan parkir sepeda motor terdapat aneka jajanan dan kuliner dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu, para pedagang juga mengenakan kaos seragam dari Taman Bunga Celosia.

Berapa sih harga tiket masuknya?

Untuk masuk ke lokasi ini, harga tiket cukup terjangkau, hanya Rp 10.000 per orang dewasa dan Rp 5.000 untuk anak. Cukup membayar tiket masuk, kita bisa sepuasnya berfoto-foto di dalam Taman Bunga Celosia. Tempat wisata ini sangat cocok untuk kalangan muda maupun keluarga yang mau berfoto selfie bersama. Selain menyajikan indahnya bunga, tempat ini juga memiliki spot keren untuk berfoto, seperti rumah hobbit, kincir angin Belanda, menara Eiffel, patung merlion Singapura, dan masih banyak lainnya.


 foto bareng Admin Propan Semarang

Wahana mainan dan fasilitas lainnya

Di tempat ini juga tersedia mainan anak, seperti ayunan, istana balon, dokar-dokaran, dan becak. Selain itu, terdapat fasilitas mushola, kamar kecil yang cukup bersih.


 berpose sambil naik dokar






Semakin siang cuaca cukup panas dan setelah puas berfoto bersama sambil jalan-jalan berkeliling taman, kami bersiap-siap untuk menuju ke pemancingan Jimbaran. Jalan menuju pasar Bandungan dan Jimbaran saat itu cukup macet, jadi kami langsung menuju pemancingan Jimbaran.

Tepat jam makan siang, kami menuju lokasi di pemancingan Suharno II. Di depan pemancingan terdapat dokar, sebagai gantinya tidak jadi naik kuda di pasar Bandungan, maka anak-anak akhirnya naik dokar dua kali putaran keliling jalan sekitar kampung di Jimbaran. Sekali putaran hanya Rp 20.000, cukup murah bukan?

Sambil menunggu ikan dibakar, anak-anak memancing di kolam ikan dengan hanya menyewa pancingan seharga Rp 5.000 dan mendapat makanan untuk ikan. Anak-anak cukup senang dapat melihat ikan banyak sambil memancing. Di tempat pemancingan ini, harga menunya cukup terjangkau karena dikelola oleh kelompok tani dari warga sekitar. Rasanya pun lezat tak kalah dengan menu di resto dan tempatnya memiliki ciri khas lesehan dekat dengan kolam ikan langsung.

Nah, liburan ga perlu mahal dan jauh kan, di lokasi dan tempat wisata yang deket-deket aja kita bisa menikmati kebersamaan bareng keluarga dan teman-teman..

Kedepannya perlu ni direncanakan piknik bareng ke tempat yang lebih menarik dan agak jauh. Berharap juga bisa ikut semua tim admin kita..Jangan lihat lokasi atau jauh dekat tempatnya, yang terpenting kebersamaan dan kekompakannya..


Senin, 26 Februari 2018

Liburan Bersama Keluarga di Kampoeng Kopi Banaran

Kampoeng Kopi Banaran, pasti sebagian besar sudah tahu tentang tempat wisata ini. Kampoeng Kopi Banaran merupakan wisata agro yang dimiliki oleh PT Perkebunan Nusantara IX (Persero). Kita bisa menikmati lezatnya kopi khas banaran di cafe. Selain itu, kita bisa jalan-jalan ke kebun kopi sambil menaiki kereta mini.

Lokasi

Kampoeng Kopi Banaran beralamat di Jl. Raya Semarang-Bawen KM 1,5 Bawen, Kabupaten Semarang. Untuk menuju ke tempat ini, kalau dari Semarang, bisa lewat jalan raya atau jalan tol. Jika kita melewati jalan raya, setelah terminal Bawen, lurus ada traffic light setelah jalan tol, kanan jalan. Kalau kita lewat jalan tol Bawen, langsung aja keluar dari jalan tol Bawen, nah Kampoeng Kopi Banaran terletak di pinggir jalan.


Tiket Masuk

Harga tiket masuknya cukup murah, per orang hanya dikenakan Rp 5.000,00. Ada beberapa fasilitas dan wahana mainan anak yang bisa dinikmati. Untuk menaiki kereta mini atau mobil mini kita cukup membayar Rp 75.000 per mobil sambil menikmati kebun kopi. Ada juga wisata naik kuda, hanya membayar Rp 35.000,00. Selain itu ada mainan anak seperti mobil-mobilan, istana balon, ATV, dan kolam renang.

Akhirnya pada tanggal 16 Desember 2017 hari Sabtu, saya dan keluarga menyempatkan waktu untuk berkunjung ke tempat ini. Meskipun saya sudah tiga kali ke sini, tapi lebih menyenangkan sekarang karena bisa berkunjung ke tempat ini bersama keluarga, apalagi anak saya suka naik kuda. Ketagihan sampai dua kali






Kamis, 16 November 2017

Piknik Ga Harus Nunggu Kaya

Para Sahabat, kalau bicara soal piknik, kapan sih terakhir kalian piknik?
Berapa minggu atau berapa bulan sekali biasanya kalian jalan-jalan bareng keluarga? Ada yang bilang seminggu sekali untuk menghabiskan waktu weekend, ada yang sebulan sekali setelah gajian, bahkan ada yang mungkin setahun sekali setelah dapat THR. 

Piknik itu harus jauh dan butuh biaya banyak?
Siapa yang bilang?
Itu kan kalau piknik yang diadain di sekolah atau instansi perusahaan, tapi kalau piknik dan jalan - jalan sama keluarga ga harus di tempat yang jauh dan ga harus butuh biaya banyak. Jadi, kalau untuk keluarga diusahakan rutin misalnya 2 minggu sekali, atau sebulan sekali buat refreshing jalan - jalan bareng keluarga. Tujuan kita kerja dan cari uang kan untuk keluarga, kalau kita kerja tapi lupa sama keluarga ya percuma dong cari uang tapi ga bisa menikmati bersama keluarga.


Kenapa sih harus rutin piknik bersama keluarga?

1. Anak-anak bisa meluangkan banyak waktu bersama keluarga saat usianya masih balita sampai remaja. 
Di usia balita sampai SMP anak-anak bisa kita awasi, karena saat usia balita anak sering di rumah, dekat dengan orang tua, aktivitas setiap hari lebih banyak di rumah. Usia SD-SMP anak masih mudah diajak jalan-jalan karena kedekatan dengan keluarga masih erat. 

2. Di usia SMA ke atas, anak-anak lebih memilih komunitas seusianya.
Saat mulai SMA, biasanya anak-anak memiliki banyak teman dan komunitas seusia dengannya. Di usia muda, anak lebih memilih bermain bersama teman-teman seusianya daripada diajak piknik bersama keluarganya, mungkin alasan malu udah gede masak main sama ortu terus, atau karena sibuk melakukan kegiatan camping, ngeband, bahkan acara lainnya di kampus.

3. Sering main dengan pacar daripada dengan orang tua.
Bagi anak muda yang udah punya pacar, biasanya mereka lebih memilih menghabiskan waktu liburan untuk kencan sama pacarnya. Mereka lebih senang jalan-jalan, nonton bioskop, atau main ke rumah pacar daripada diajak pergi dengan keluarga besarnya. Hal tersebut wajar, karena di usia ini anak muda sedang mencari jati diri dan lagi seneng-senengnya jalan dengan pacar barunya.

4. Ketika sudah bekerja dan menikah, lebih mengutamakan anak dan istrinya.
Tidak disangka usia anak kita sudah dewasa dan kita sudah semakin tua, bahkan tidak bisa lari sekencang saat kita mengejar anak kita yang lagi main keluar rumah. Anak kita tidak bisa kita perintah dan diawasi seperti saat usia balita. Kini dia sudah dewasa, sudah bekerja dan bisa menentukan pasangan hidupnya sehingga akhirnya memiliki keluarga kecil. Di saat anak kita sudah memiliki istri dan anak, tentunya waktunya lebih banyak untuk istri dan anak mereka. Kita tidak bisa sesering mengajak mereka jalan-jalan dan piknik sewaktu masih seusia anak-anak. Kalaupun mau diajak pergi bersama kita, pastinya harus ijin istrinya dulu dan kalau tinggalnya dekat lebih mudah, tapi kalau sudah menikah tinggal di luar kota bahkan luar pulau tentunya untuk berkunjung menjenguk kita sebagai orang tuanya pastinya sudah jarang. Mungkin berapa bulan sekali atau setahun sekali.


Nah, dengan beberapa alasan di atas apakah kita masih bilang piknik nunggu ada uang banyak, nunggu kaya?
Ga kan? Mumpung anak kita masih kecil, belum menikah dan belum sibuk dengan keluarga kecilnya, kita atur liburan akhir pekan bersama keluarga. Selagi seusia anak-anak, kita bisa mengawasi perkembangan dan pendidikan untuk mereka. Dengan dekat dengan keluarga dan sering kita ajak main ke tempat yang baru, pastinya mereka setelah dewasa ga penasaran dan ga perlu nunggu teman-teman mereka yang mengajak mereka jalan-jalan. Karena ketika pergi bersama orang tua pastinya lebih memberikan pendidikan yang baik daripada bersama teman-temannya yang mungkin kita tidak tahu sifat dan pola didikan mereka positif atau tidak.

Ga perlu jauh-jauh dan ga perlu mahal. Liburan dimanapun tempatnya akan terasa sangat menyenangkan kalau kita nikmati bersama keluarga tercinta.

Alternatif tempat liburan setiap 2 minggu sekali:
1. Alun-alun kota
Setiap kota punya alun-alun dengan wahana mainan dan kuliner yang murah   dan tempatnya tentu tak jauh dari rumah kita

2. Mall
Di mall biasanya menyediakan fasilitas mainan untuk anak-anak. Selain wahana mainan, kita bisa berbelanja untuk keluarga dan menikmati kuliner yang ada


3. Tempat wisata sekitar rumah
Di setiap daerah tentunya punya tempat wisata yang mereka andalkan dengan harga yang terjangkau dan menyenangkan. Misalnya, di daerah Ungaran, kita bisa memilih tempat wisata Desa Wisata Lerep, Eling Bening, Cimory, dan wisata lainnya di Bandungan sambil berkuda.

Bermain mobil-mobilan di Eling Bening


 Museum Kereta Api Ambarawa

 Cimory

 Piknik PKK di Pantai Marina


Jalan-jalan di Sam Poo Kong

Alternatif tempat wisata setiap berapa bulan atau setahun sekali:

1. Tempat wisata di Jogja
Tempat wisata di Taman Pintar, Pantai, Malioboro, Taman Pelangi, Bonbin Gembira Loka. Tentunya pilih tempat wisata yang sesuai dengan usia anak kita dan bisa dinikmati seluruh anggota keluarga

Wisata bersama keluarga di Taman Pelangi dan Gembira Loka



Berwisata sambil belajar di Taman Pintar



2. Tempat wisata di kota-kota lain seperti Surabaya, Bandung, Bogor, Jakarta
Alternatif pilihan tempat wisata di kota-kota besar ada banyak, baik di Jatim Park, Trans Studio, Taman Safari, Puncak, Taman Mekarsari Bogor, Ancol, Dufan, dan lainnya yang bisa dinikmati semua kalangan termasuk anak-anak.

Gimana para sahabat? Mulai sekarang yuk kita rencanakan waktu liburan untuk keluarga, kita buat jadwal liburan secara rutin dua minggu atau satu bulan sekali. Liburan atau piknik ga harus mahal lho, banyak tempat yang dekat dengan rumah kita dan harganya pun terjangkau..

Sabtu, 28 Oktober 2017

Tulisan ke 12: Melihat Indahnya Pemandangan dari Eling Bening


Hai para pembaca, setelah saya berbagi tentang beberapa tempat wisata dan kuliner di Desa Lerep Ungaran Barat. Kali ini saya akan berbagi cerita tentang tempat wisata di dekat Ungaran dan sekitarnya, tentunya masih di Kabupaten Semarang. Kabupaten Semarang kaya akan tempat wisata alami dengan pemandangan yang indah. Eling Bening, postingan ini adalah tulisan saya yang ke-12 untuk mengikuti Lomba Blog Pesona Kabupaten Semarang. 

Eling Bening, tempat wisata yang masih menyajikan jernihnya air yang menjadi ciri khas Kabupaten Semarang.Dari namanya saja terlihat apa sebenarnya yang menjadi andalan dari tempat wisata ini. Bening dari bahasa Jawa yang artinya Jernih. Eling artinya Ingat, jadi Eling Bening menggambarkan dan mengingatkan kita akan jernihnya air yang ada di tempat wisata ini. Saya penasaran dengan cerita dari teman-teman yang pernah berkunjung ke Eling Bening, akhirnya saya sekeluarga menyempatkan waktu berkunjung ke sana.

Eling Bening berada di Jl. Sarjono, Bawen, Kabupaten Semarang. Untuk info lebih lengkap tentang tempat wisata ini kita dapat mengirim email ke info@elingbening.com dan mengunjungi website di http://elingbening.com. Tempat ini dekat dengan jalan raya dan akses menuju ke sana sangat mudah, kendaraan dan mobil bisa masuk ke lokasi. Harga tiket masuknya per orang Rp 15.000,- dan parkir mobil Rp 10.000,-. Untuk tiket masuknya dapat ditukarkan dengan air mineral.

Di tempat ini menyediakan berbagai fasilitas baik untuk anak-anak maupun kaum muda. Untuk para remaja dan pemuda tentunya sangat senang melihat pemandangan jalan ke arah Ambarawa, mereka dapat berfoto selfie bersama pacar maupun keluarga. Di Eling Bening menyediakan kolam renang dengan airnya yang "bening" atau jernih.



sumber gambar: http://elingbening.com/swimming-pool.html

Di atas kolam renang tersedia resto dengan banyak kursi berwarna putih yang bisa diduduki sambil menikmati pemandangan Gunung Merapi dan pemandangan indah di jalan raya. Resto sengaja berada di atas agar bisa menikmati makanan sambil melihat indahnya pemandangan kota Bawen dan Ambarawa. Resto ini bisa disewa untuk acara resepsi pernikahan maupun gathering dan bisa memuat kurang lebih 300 orang. 

sumber gambar: http://elingbening.com/cafe-garden-resto.html

Tak hanya pemandangan untuk selfie saja, anak-anak agar tidak boring bisa menikmati mainan seperti flying fox, mobil-mobilan, dan kolam tangkap ikan serta playground. Di halaman dekat parkir mobil, ada mainan seperti ayunan, dan playground untuk anak-anak. Di kolam tangkap ikan, ada banyak ikan kecil-kecil yang bisa ditangkap dengan jala kecil sehingga anak-anak lebih senang dan bisa menangkap ikan untuk dibawa pulang.

Akhirnya, di mainan anak-anak Edgar memilih naik mobil-mobilan aki dengan membayar Rp 15.000 dapat muter-muter naik mobil-mobilan sepuasnya. Untuk jajanan di sini tersedia lengkap seperti mendoan, eskrism, sosis bakar, dan lainnya. Namun, harganya ya agak mahal dibandingkan harga umumnya. Maklum, namanya juga tempat wisata. Mendoan 5 biji harganya Rp 25.000, eskrim harganya Rp 20.000. Meski harganya agak mahal, tapi gorengan di sini digoreng mendadak jadi bisa dinikmati selagi hangat dan rasanya enak.

Nah, gimana?penasaran dengan tempat ini? Ayo coba kunjungi tempat ini dengan pemandangan yang indah dan alami. Eling Bening bisa dijadikan pilihan untuk acara gathering, resepsi nikah, bersantai bersama keluarga sambil berfoto selfie dengan pemandangan alami pegunungan dan sawah-sawah.




Rabu, 25 Oktober 2017

Lezatnya Makan Gablok Pecel dan Makanan Khas Desa Lerep Lainnya


Ini dia makanan yang khas di Desa Lerep dan banyak diminati oleh masyarakat baik dari Desa Lerep maupun dari luar kota. Gablok Pecel, pasti sudah tak asing lagi dengan makanan ini. Gablok pecel makanan yang terbuat dari lontong atau gendar, dilengkapi dengan sayuran pecel (bayam, kacang panjang, kenci, atau lainnya), kemudian diberi sambal kacang dan gorengan mendoan atau bakwan menurut selera masing-masing. Di Dusun Lerep ada beberapa penjual gablok pecel tiap hari, biasanya mereka juga menjual gorengan dan sayuran serta lauk - pauk lainnya untuk sarapan. Di dekat rumah saya, ada dua penjual gablok pecel yang terkenal, biasanya kita memanggilnya Mak Kas, penjual gablok atau gendar pecel dan aneka gorengan. Yang satu lagi rumahnya agak jauh dari rumah saya, dekat masjid Dusun Lerep.


Gablok pecel menjadi ciri khas jajanan di Desa Lerep. Saya jadi ingat sewaktu sepupu saya dari Bogor berkunjung ke rumah saya, dia selalu menanyakan makanan yang satu ini. Dia selalu membeli gablok pecel untuk sarapan karena mungkin di kota jarang yang jual kali ya. Selain rasanya yang lezat dan mengenyangkan, gablok pecel dijual dengan harga yang terjangkau. Biasanya untuk 1 porsi lontong/gendar, pecel, mie goreng, dan 1 bakwan cukup membayar Rp 3.500 sudah kenyang sebagai pengganti sarapan atau makan siang. Kalau gorengan harganya hanya Rp 2.000 dapat 3 buah. Murah kan?
padahal kalau di Semarang dekat tempat kerja saya, harga gorengan sudah Rp 1.000 - Rp 1.500 per buah. Ini hanya Rp 700 per buah, sangat murah kan?
Kalau dibandingkan harga gablok pecel di Lerep dengan di Semarang kota, di sini harganya jauh lebih terjangkau. Di dekat kantor saya biasanya 1 porsi pecel dan nasi aja harganya Rp 8.000, dua kali lipat dibanding harga gablok pecel di Desa Lerep.

Sambal kacang yang rasanya pas di lidah dan gendar yang kenyal atau kalau tidak suka gendar bisa diganti dengan lontong nasi. Pokoknya ga bakal kecewa kalau membeli makanan kuliner di Desa Lerep. Selain harganya yang terjangkau, rasanya pun tak kalah lezat dibanding yang dijual di kota.


Selain gablok pecel, ada makanan khas lainnya yaitu lotek sayur. Lotek sayur ini juga bisa dipadukan dengan lontong, sayurannya terdiri dari kol, kecambah, kacang panjang, bayam, kembang turi atau sayuran lainnya dan ada tambahan tempe dan tahu goreng. Sambal kacang bisanya dibuat mendadak saat ada orang beli. Sambalnya juga berbahan dasar dari kacang, tapi ditambah dengan gula jawa, bumbu lainnya, dan jeruk pecel yang membuat aromanya sedap. Setelah sayuran, tempe/tahu goreng, lontong dan sambal dicampur di ulegan, kemudian ditaburi krupuk. Harga lotek juga terjangkau, hanya Rp 4.000 atau kalau mau porsi besar harganya sekitar Rp 5.000 - Rp 6.000. Kalau di dekat rumah saya, biasanya yang jual lotek di warung Ibu Kariati, dekat kantor kecamatan Ungaran Barat.

Selain makanan di atas, biasanya kalau ada hajatan resepsi nikah, sunatan, atau acara lainnya, warga biasanya membuat makanan tradisional seperti jenang, jadah, wajik, yang berbahan dasar dari beras ketan.Mereka biasanya membuat sendiri dengan sambatan, kalau jenang harus dibuat oleh bapak-bapak karena tenaga untuk mengaduknya lebih kuat agar hasilnya enak dan bagus. Untuk wajik dan jadah membuatnya lebih mudah dan cukup ibu-ibu yang membuatnya.


Kurang lengkap rasanya kalau tidak mencoba makanan khas dari Desa Lerep yang terbuat dari buah suweg. Bubur suweg, ya bubur ini rasanya enak dan alami terbuat dari buah suweg yang direbus dengan tepung beras yang dicampur juga dengan gula aren. Cara membuatnya seperti bubur ketela, buah suweg dikukuas hingga matang,kemudian diiris kotak-kotak dan dicampurkan dengan tepung beras, santan, dan pandan untuk memberikan aroma yang harum.

sumber: desawisatalerep.com

Kalau ingat desa, pastinya ada singkong. Singkong adalah hasil pertanian yang selalu ada di desa. Untuk itu, warga memanfaatkan singkong untuk dijadikan makanan kuliner yang disebut Lodek. Lodek terbuat dari singkong yang direbus dengan gula aren, setelah matang, gula aren akan melekat di permukaan singkong seperti karamel atau pasta. Rasa singkong menjadi manis dengan gula aren yang alami.

sumber: desawisatalerep.com

Nah, pasti penasaran kan dengan berbagai kuliner yang ada di Desa Lerep? Kalau berkunjung ke Desa Wisata Lerep, jangan sampai melewatkan untuk menikmati kuliner-kuliner khas dari desa ini. Makanan kuliner dari Desa Lerep memiliki ciri khas berbahan dasar alami dan terbuat dari bahan-bahan yang alami pula. Hem, lihat gambarnya aja pasti para pembaca penasaran kan dengan rasanya? Ayo buruan berkunjung ke DWL...


Selasa, 24 Oktober 2017

Kompaknya Warga RT 06 RW 03



Hari Minggu kemarin, tanggal 22 Oktober 2017, jam tujuh pagi para warga RT 06 RW 03 sudah berkumpul di depan poskamling untuk kerja bakti bersama. Mereka sangat kompak, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu PKK. Kerja bakti kali ini tidak hanya bapak-bapak, ibu PKK juga mengikuti kerja bakti menanam bunga kenikir dan menghias tanaman di taman dekat gazebo. Di dekat aula RT 06 telah dibangun gazebo yang terbuat dari bambu dan dicat warna-warni untuk memperindah. Di dekat gazebo juga ada taman dengan berbagai macam bunga sehingga suasana menjadi lebih asri dan indah. 

Kami juga bersih-bersih menyapu jalan dan membersihkan rumput di pingiran jalan. Selain itu, pagar dari bambu yang telah dicat mulai dipasang di sepanjang jalan. Mengapa sih di Desa Lerep saat ini banyak dihiasi pagar bambu di sepanjang jalan? Tujuannya adalah untuk mengikuti lomba pagar cantik yang akan dilaksanakan pada bulan Desember. Jadi, ya jangan kaget kalau di sepanjang jalan di Desa Lerep terdapat pagar bambu yang telah dicat dengan berbagai warna dan ciri khas yang berbeda-beda tiap RT.


Setelah kerja bakti, ibu-ibu PKK tiap hari Minggu juga mengadakan senam bersama dengan menghadirkan instruktur senam. Selain kompak kerja bakti, ibu-ibu juga harus sehat dan kompak dalam mengikuti gerakan senam bersama. Sambil ibu-ibu senam, bapak-bapak masih melanjutkan kerja bakti agar lomba pagar cantik ini bisa menang. 



Wah, pada semangat ya, ada yang muda, ada yang tua, semua masih tetap semangat di pagi hari meskipun sudah panas. Nah, ini baru warga RT 06 sudah terlihat kompak dan bersemangat, apalagi dengan RT-RT yang lain ya, pasti juga sama kompak dan semangatnya dalam pastisipasinya mengikuti lomba pagar cantik yang diselenggarakan di Desa Lerep. 
Ini salah satu contoh kekompakan dan kebersamaan yang ada di Dusun Lerep, Desa Lerep. Tentunya para pengunjung yang berwisata di Desa Wisata Lerep akan sangat nyaman dan tak menyesal untuk berkunjung lagi di Desa Lerep, karena disambut dengan ramah oleh warga Desa Lerep yang kompak dan bersemangat ini.

Sambil bersantai di sore hari, kita dapat duduk di gazebo dekat aula RT 06 sambil melihat orang lewat di sepanjang jalan. Duduk di gazebo sembari menikmati sejuknya udara dan indahnya pemandangan desa dan melihat gunung Ungaran dari kejauhan.