Jumat, 25 Januari 2019

Kunci Sukses Meniti Karir Bersama Office99

Siapa sih yang nggak ingin sukses? pasti semua orang ingin sukses baik dalam karir, keluarga, maupun masa depan. Nah, tentu jika melihat orang-orang sukses yang sudah berhasil pastinya kita pengen banget seperti mereka, punya uang banyak dan kehidupan terjamin. Akan tetapi, semua itu ga semudah membalikkan telapak tangan lho, orang-orang yang sudah berhasil dan menjadi orang sukses tentunya mereka butuh perjuangan dan pasti pernah atau bahkan sering mengalami kegagalan. Jadi, kalau kita pengen sukses, apakah sudah siap nih untuk gagal?

Kesuksesan bukan hal mudah yang bisa didapatkan dengan cara yang instan. Kesuksesan pasti butuh pengorbanan dan semangat untuk tetap bangkit dari kegagalan. Namun, banyak orang yang hanya berkata ingin sukses tetapi tidak mau berjalan dan berusaha meraih kesuksesan itu. Jadi, ya percuma saja seperti mimpi yang tidak pernah terwujud. Bagi para pembaca, tentunya dari mulai sekolah kita sudah mulai belajar untuk berusaha agar mendapat hasil yang baik. Misalnya, kalau ingin dapat hasil tes yang bagus ya tentunya harus belajar dengan giat dan tidak hanya mengandalkan orang lain, tetapi dimulai dari diri sendiri. Dalam bekerja pun, tentunya saat kita melamar pekerjaan kita sudah dihadapkan dengan persaingan dalam tes wawancara maupun psikotes dan sudah berapa kali kita gagal dan tidak diterima di perusahaan-perusahaan yang kita lamar sampai akhirnya kita bisa diterima di perusahaan tempat kita bekerja saat ini. Kehidupan ini banyak persaingan dan jika kita ingin sukses, tentunya kita juga harus mau terus belajar dan berusaha.

Sumber: www.google.com

Apa tujuan kalian bekerja? 

Sebenarnya tujuan utama kita bekerja untuk apa sih? Tentunya yang utama untuk mendapatkan penghasilan dan memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, pakaian, dan tempat tinggal. Akan tetapi, selain untuk kebutuhan hidup, banyak orang yang bekerja untuk menjadi orang sukses dan karir lebih baik karena dengan menjadi orang sukses pastinya semua kebutuhan hidup tercukupi dan lebih lagi bisa membeli apa yang diinginkan. Semua pasti memikirkan untuk masa depan bukan?


Kunci Bahagia dan Kesuksesan dalam Bekerja

Kebahagiaan dalam bekerja adalah penentu kesuksesan dalam pekerjaan. Nah, apakah kita sudah bahagia dalam pekerjaan kita saat ini?
Ada beberapa orang yang bekerja di perusahaannya sekarang karena beberapa faktor, seperti alasan kepepet karena sudah melamar di banyak tempat yang nyantol cuma ini, ada yang karena deket dengan rumah jadi ngirit ongkos, tetapi ada juga lho yang sebelum melamar di perusahaan berdoa terlebih dulu minta petunjuk mana perusahaan yang harus dia pilih. Beberapa faktor dan alasan tersebut cukup logis dan tentunya kalau kita bekerja karena ibadah dan berpikir kalau kita memang ditempatkan Tuhan di tempat kerja sekarang karena ada rencana Tuhan yang luar biasa, pastinya akan membuat kita lebih bahagia daripada bekerja karena terpaksa.

Berikut tips dan kunci sukses dalam bekerja:

1. Melakukan pekerjaan seperti untuk Tuhan

Bekerja seperti untuk Tuhan, tentunya kita bekerja dengan sepenuh hati dan tidak mudah mengeluh, jujur karena seolah-olah kita takut dosa, bekerja sungguh-sungguh tanpa diawai atasan. Artinya ada dan tidak ada atasan tidak mempengaruhi kinerja kita, jadi meski atasan sedang ke luar kota, kita tidak bersantai-santai tetapi tetap bekerja seperti biasa. Dengan adanya sikap jujur dan bekerja seperti untuk Tuhan, maka apapun yang dilakukan pasti dilandasi dengan takut akan Tuhan dan hal ini menjadi dasar untuk menjadi pekerja jujur, tidak korupsi dan dapat dipercaya.

sumber: www.google.com

2. Menganggap atasan sebagai wakil Tuhan

Saat atasan memarahi kita, tentunya sebagai anak buah kita merasa jengkel dan tidak terima apalagi jika tidak bersalah tapi masih saja dimarahi. Nah, kalau memang kita melakukan kesalahan dalam bekerja segera perbaiki dan introspeksi saat atasan memarahi dan menegur kita, tetapi jika kita tidak melakukan kesalahan tetapi mungkin karena atasan lupa dan tanpa alasan marah sama kita, mungkin kita bisa menjelaskan pelan-pelan dan menjawab jika kita merasa benar. Kita dipercayakan Tuhan untuk bekerja di suatu perusahaan, tentunya atasan kita anggap sebagai wakil Tuhan saat memberikan teguran yang membuat kita lebih maju dan berkembang.

3. Selalu bersyukur

Perlu diingat kesuksesan bukan dinilai dari materi saja, bersyukur adalah kunci utama kesuksesan. Di saat kita selalu mensyukuri keluarga, pekerjaan, dan segala yang kita punya, pastinya Tuhan akan memberikan yang lebih baik dan mempercayakan kesuksesan itu untuk kita raih, karena saat kita sukses nantinya pasti kita akan bersyukur dan bukan menjadi orang sombong. Bersyukur dengan penghasilan kita, maka kenaikan jabatan, jenjang karir meningkat merupakan bonus yang akan kita dapatkan nantinya. Saat kita bekerja, jangan hanya melihat dari materi dan gaji saja, sehingga apapun yang kita kerjakan dengan didasari rasa syukur akan menghasilkan hasil yang maksimal. Jika kita bekerja karena semata-mata gaji, maka pastinya akan selalu merasa iri dengan rekan kerja dan dalam bekerja hanya menghasilkan hasil yang pas-pasan dan tidak memiliki nilai plus daripada orang lain.

sumber: www.google.com


4. Maju karena prestasi dan perjuangan bukan saling menjatuhkan

Ingat ya, orang-orang sukses dapat meraih kesuksesan bukan karena menjatuhkan temannya, tetapi mereka berjuang dan dengan prestasi mereka bisa meraih kesuksesan itu. Jika kita berhasil tetapi dengan saling menjatuhkan teman atau rekan kerja, maka itu bukanlah suatu kesuksesan karena kesuksesan tidak didapat dengan cara instan. Kesuksesan dan peningkatan karir pasti karena atasan melihat kinerja dan prestasi yang kita punya dan jangan sampai kita menjadi pekerja yang dicap cari muka dan menghalalkan segala cara untuk bisa dipromosikan di perusahaan. Itu bukanlah kesuksesan, tetapi ambisi semata. Kesuksesan itu saat kita berhasil dan orang lain ikut merasakan kebahagiaan dari keberhasilan kita.

5. Kerjasama dan saling percaya

Dalam satu tim, kerjasama dan saling percaya sangatlah penting. Untuk mencapai visi diperlukan kerjasama antar rekan kerja dan adanya saling percaya, sehingga tidak semua pekerjaan dikerjakan sendiri, tetapi dibagi sesuai dengan kemampuan dan talenta masing-masing. Perusahaan akan lebih maju jika didasari dengan kerjasama dan saling percaya antar karyawan. Dalam satu tim, jangan sampai kita menjelek-jelekkan teman di belakang bahkan tidak saling rukun antar rekan kerja, hal ini akan membuat suasana kerja menjadi tidak menyenangkan sehingga hasil kerja pun tidak maksimal.

6. Bekerja untuk keluarga

Tujuan utama bekerja dan meraih kesuksesan kan tentunya untuk kebahagiaan keluarga. Akan tetapi, banyak orang yang bekerja terus tanpa meluangkan waktu untuk keluarga, bahkan tidak sempat berlibur bersama keluarga. Hal ini sangat disayangkan sekali, karena tujuan kita sukses kan untuk keluarga, tetapi justru dengan bekerja tanpa memanajemen waktu keluarga jadi terabaikan. Kita boleh bekerja dengan loyalitas tinggi, tetapi tetaplah sediakan waktu untuk keluarga, pasangan hidup dan anak-anak. Kesuksesan dapat kita nikmati bersama orang-orang yang kita sayangi dan yang terpenting adalah kebahagiaan. Kebahagiaan akan menjadi penyemangat dalam meraih kesuksesan itu.


Apakah cukup hanya jadi karyawan?

Seperti yang sering kita dengar, orang-orang sukses tidak selamanya bekerja dan menjadi karyawan atau anak buah. Mereka juga memiliki usaha lain, wirausaha, maupun mendirikan perusahaan sendiri dan bisa menjadi pemilik, bukan hanya sebagai karyawan. 

Nah, sebagai seorang pemula, tentunya banyak karyawan yang bekerja sambil menjalankan usaha sampingan untuk mendapatkan penghasilan lebih, syukur-syukur usaha yang dijalankan bisa sukses. Ada yang berjualan online, membuka warung kuliner, berjualan baju dan sepatu, atau lainnya yang bisa menambah penghasilan. Banyak juga yang berkeinginan memiliki kantor untuk tempat usahanya agar lebih dikenal dan dipercaya orang. Akan tetapi, dengan kendala modal sedikit menjadikan para pengusaha pemula mengurungkan niatnya untuk memajukan usaha yang dijalani. Apakah modal menjadi kendala untuk menjadi orang sukses? Para pengusaha sukses awalnya juga tidak mempunyai pabrik atau bangunan sendiri, mereka juga menjalani usaha dari nol, yaitu dengan menyewa tempat atau bahkan hanya meminjam lahan kosong untuk membuka lapak dan usahanya.


Berkarir bersama Office99

Apa sih Office99?
Office99 adalah penyedia layanan sewa kantor / office rental, smart and virtual office di Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 2016 melayani klien dari berbagai jenis bidang usaha. Office99 adalah solusi untuk kemudahan anda dalam berbisnis dengan fasilitas lengkap tetapi dengan biaya yang terjangkau sehingga anda bisa lebih fokus pada usaha. Nah, tanpa menyewa gedung atau ruko yang mahal, kita juga bisa menjalankan usaha dengan bantuan Office99 lho.

Apa itu Virtual Office?

Setiap pemilik perusahaan pasti ingin mendapatkan keuntungan berlipat ganda tanpa mengeluarkan modal besar. Umumnya, pengeluaran terbesar perusahaan ada pada bagian operasional, dan itu termasuk pula biaya sewa ruang kantor (terlebih jika menyewa ruangan di gedung). Lain halnya jika menggunakan aset pribadi, bengkaknya biaya ini mungkin bisa ditekan.

Meskipun demikian, masih ada cara lain untuk bisa menekan biaya operasional ini, yaitu memiliki atau sewa ruang kantor tipe virtual office. Dibandingkan dengan menggunakan ruang kantor bertipe tradisional, mengaplikasikan konsep virtual office pada kantor Anda akan menekan biaya operasional perusahaan bahkan hingga 90 persen!

Misalnya Anda sedang mencari lokasi untuk kantor yang baru saja Anda bentuk. Namun, bujet Anda tidak mencukupi untuk melakukan sewa ruang kantor secara fisik. Anda pun akhirnya mendaftarkan perusahaan di salah satu lantai sebuah gedung dan menyewanya secara virtual. Artinya, lokasi dan lantai gedung tersebut memang secara resmi milik perusahaan Anda. Namun, ruangan di lantai tersebut bukanlah milik Anda. Intinya Anda hanya menggunakan lokasi dan lantai gedung tadi sebagai alamat resmi perusahaan.
Biasanya, para pengguna kantor virtual adalah para pemilik perusahaan baru atau start-up yang baru saja ingin mengembangkan sayap bisnisnya. Pasalnya, perusahaan baru dengan modal dan jumlah karyawan terbatas akan terasa sangat membebani jika harus memiliki kantor fisik. Terlebih karena perusahaan belum memiliki banyak klien dan angka keuntungan yang menjanjikan.
Meskipun demikian, tanpa informasi yang lengkap dan lokasi yang jelas, perusahaan baru tak akan bisa mendapatkan izin usaha dari negara. Oleh karena itu, hadirnya kantor virtual ini tentu menjadi solusi terbaik bagi pemilik bisnis kelas start-up.

sumber: https://www.office99.com/apa-itu-virtual-office/

Apa itu Serviced Office?

Service office adalah kebalikan dari virtual office. Sewa ruang kantor tipe ini berupa menyewa kantor fisik di sebuah bangunan. Pastinya, Anda pun bisa bekerja dengan leluasa di kantor ini, karena Andalah pemilik alias penyewanya. Jika virtual office hanya menawarkan “alamat” kantor, service office atau yang biasa disebut dengan private office memberikan Anda fasilitas lengkap, mulai dari akses internet, listrik, ruang rapat, pantry, layanan resepsionis, biaya sewa parkir hingga keamanan.

sumber: https://www.office99.com/apa-itu-serviced-office/


Apa itu CoWorking Space?

Sebelum berubah nama menjadi coworking space, tipe kantor umum ini diberi nama Small Office Home Office (SOHO). Penggunanya paling banyak berasal dari kalangan pekerja lepas. Nama SOHO diambil dari konsep kantor ini sendiri, yaitu setiap penggunanya akan merasa seperti bekerja di lingkungan yang nyaman layaknya rumah sendiri, didukung dengan segala fasilitas yang mumpuni.
CoWorking space pertama kali didirikan oleh Michael Poll dan Stefan Leitner-Sidl yang berkewarganegaraan Austria, pada tahun 2002 silam di Wina. Mereka berdua menyebutnya dengan Schraubenfabrik atau Mother of CoWorking space yang dikhususkan sebagai tempat berkumpulnya para freelancer di kota tersebut. Di Indonesia sendiri, coworking space pertama disinyalir didirikan di Bandung pada tahun 2010. Tak heran, karena kota ini memang terkenal sebagai tempat lahirnya kreativitas dan keunikan.
Setelah mengalami perkembangan digital, barulah konsep kantor ini mulai dibangun di kota-kota besar lainnya, termasuk Jakarta. Bagi sebagian pekerja, bekerja di coworking space berarti berkesempatan untuk berinteraksi dengan banyak orang yang memiliki berbagai pengalaman menarik. Tentunya, ini pun menjadi ladang emas bagi mereka yang ingin memperluas jaringan bisnis, terutama para pemilik usaha.

sumber: https://www.office99.com/apa-itu-CoWorking-space/

Keuntungan Office99 bagi Pengusaha Pemula

Nah, untuk memulai bisnis dan usaha anda lebih berkembang dan sukses, Office99 solusinya, tanpa modal banyak, kita juga bisa mengembangkan usaha yang kita jalankan untuk lebih maju. Selain itu, bagi seorang pemula dalam menjalankan usahanya, Office99 sangat membantu karena tidak perlu modal yang terlalu besar dan banyak jaringan bisnis yang dapat kita kenal untuk menjadi relasi.

Jadi, untuk menjadi orang sukses yang terpenting adalah niat dan kemauan untuk dapat meraih sukses itu dan kesuksesan dapat diraih oleh orang yang mau terus berusaha. Sekarang, tak perlu modal yang terlalu besar, tak perlu membeli tanah, gedunng atau bangunan untuk perkantoran karena sebagai seorang pemula dalam hal bisnis, kita bisa menggunakan jasa Office99 sehingga usaha kita bisa memiliki alamat kantor yang jelas dan bisa mendapat ijin resmi dari negara.

Info lengkap mengenai Office99 dapat dilihat di https://www.office99.com/, dan alamat lengkapnya berada di Jl. Sekolah Foresta No. 8, BSD City, Tangerang, Banten 15331 (cs@office99.com)

Ingat kesuksesan, ingat Office99, ingat smart and virtual office. Salam sukses!

#office99


Selasa, 18 Desember 2018

Propan Semarang Day di Camping Hill Efrata




Tahun lalu pada bulan Maret PT. Propan Raya ICC Cabang Semarang telah mengadakan acara Family Day di Magelang. Nah, untuk tahun ini acaranya sedikit berbeda karena diadakan tidak bersama keluarga karyawan, tetapi pesertanya hanya karyawan saja. Propan Day Cabang Semarang akhirnya diadakan di Camping Hill Efrata pada hari Sabtu, 15 Desember 2018. Untuk lokasi Propan Day kali ini tentunya sudah tidak asing lagi, karena sudah pernah saya tulis sebelumnya (https://eunikeyayuk.blogspot.com/2017/10/serunya-berkemah-di-camping-hill-efrata.html).

Sabtu pagi ini cuacanya cukup cerah, jam 7 pagi teman-teman sudah bersiap-siap untuk menuju ke Efrata. Camping Hill Efrata beralamat di Dusun Suruhan, Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat. Untuk menuju lokasi ini bisa melalui 2 jalan alternatif, yaitu melewati perumahan Mapagan atau kalau dari alun-alun Ungaran bisa lewat dari Desa Lerep. Kalau menurut saya, lebih dekat yang melewati alun-alun lama, kemudian dari Watu Gunung Desa Lerep lurus ke jalan menuju Kantor Kecamatan Ungaran Barat, kemudian melewati Dusun Sitoyo dan pertigaan sebelum masuk Dusun Bender belok ke kanan. Namun, jika belok ke kanan pertigaan yang mendekati lokasi ini, untuk mobil sebaiknya putar ke kiri dulu baru lurus menuju tempat ini karena jalannya sedikit menikung dan menanjak.

Kali ini acara Propan Day menyewa aula terbuka yang ada di Efrata. Harga sewanya Rp 750.000,- dan bisa memuat sampai 200 orang. Acara dimulai sekitar jam sembilan, diawali dengan sambutan dan ice breaking. Kali ini untuk acara outbond kita menyewa instruktur dari luar, yaitu tim Orenjus. Nah, untuk acara outbond kita menggunakan halaman yang ada di luar dan tidak jauh dari aula. Meskipun jaraknya dekat, tetapi terasa capek juga karena harus berkeliling dulu di sekitar Efrata sambil melihat tanaman kopi yang ada di sekitarnya.

Ice breaking

Senam dulu guys

Instruktur Outbond "Orenjus"

Kali ini peserta dibagi menjadi 12 kelompok dan bergantian untuk menuju ke 3 posko. Masing-masing posko berbeda-beda permainannya. Kalau dibilang sih game nya seperti acara waktu pramuka atau retreat, intinya tujuannya kekompakan tim dan agar kedepannya setiap karyawan lebih solid dalam tim untuk kemajuan perusahaan.

Permainan yang pertama yaitu di posko Balancing, di sini tiap kelompok harus memasukkan ban ke bambu dan tidak boleh menyentuh bambu, untuk mengambil dan memasukkan ban juga dengan memakai bambu. Nah, saat di posko ini banyak kelompok yang hampir berhasil tetapi saat ban mau sampai ke bawah, gagal lagi karena menyentuh bambu. Game di posko ini mengajarkan kita untuk saling membantu dalam satu tim, jika ada teman yang mengalami kekurangan atau lemah jangan dipojokkan tapi justru kita bantu dan jangan saling menjatuhkan karena tujuan atau visi perusahaan akan tercapai dengan adanya kesatuan tim yang kompak.




Untuk posko yang kedua adalah estafet gelas. Gelas kosong dipindah ke teman sebelahnya dengan menggunakan kaki, dan yang paling akhir menata gelas untuk menjadi menara dan menara gelas yang paling tinggi adalah pemenangnya. Inti dari permainan ini mengajarkan kita untuk bekerja dengan cepat dan cermat, tentunya jika ada orderan dari customer baik bagian penjualan, AR, maupun logistik dan lainnya segera tanggap dan mengirim barang dengan cepat dan tepat agar customer merasa puas. Tentunya hal ini perlu adanya kerjasama dalam satu tim.






 Tetap semangat meskipun panas

Di posko yang ketiga, permainannya tiap kelompok harus merebut dan mengambil bendera lawan. Nah, kali ini masing-masing kelompok harus mempertahankan dan menjaga bendera masing-masing agar tidak diambil lawan. Namun, jika anggota kelompok masuk ke kotak lawannya dan tersentuh lawan, maka anggota tersebut harus keluar dari kelompoknya dan tidak bisa membantu untuk mempertahankan bendera. Kali ini kita diajarkan untuk mempertahankan perusahaan dimana kita bekerja. Sebagai karyawan tentunya tidak ingin perusahaan bangkrut atau rugi, jadi sebagi karyawan yang baik tentunya kita juga melakukan tanggung jawab pekerjaan masing-masing dan tidak melakukan hal yang merugikan perusahaan, seperti korupsi uang, barang, ataupun waktu. Dengan demikian, perusahaan tidak akan mengalami kerugian karena ulah dari karyawannya sendiri.

 
Setelah capek melakukan game dan berpanas-panasan, kita menikmati makan siang terlebih dulu. Setelah makan siang, semua peserta kembali melakukan  kreasi dengan cat produk Propan tentunya. Nantinya hasilnya akan digunakan untuk photobooth.




Nah, di ujung acara, sekarang bagi-bagi doorprize dan tiap kelompok juga menampilkan yel-yel. Acara di aula dipimpin oleh MC andalan Propan yang tentunya sangat menghibur semua peserta, yaitu Mas Dikky dan Mas Guntoro. Duo kocak yang bisa meramaikan acara ini dan tentunya membuat semua tertawa tanpa perlu menyewa pelawak. Ada juga beberapa kelompok yang belum siap menampilkan yel-yel mereka, tapi justru malah membuat semuanya tertawa dan terhibur dengan aksi mereka. 

Kelompok terbaik
 
Kelompok terkompak, ada duo MC kocaknya juga
 
Kelompok yel-yel terbaik

Pembagian doorprize





 
Ini cik Yuli ngapain ya???



Acara hari ini berjalan lancar meskipun saat pulang hujan deras, yang terpenting kita semua bisa terhibur dan tentunya kedepannya membuat tim Propan Semarang semakin kompak dan bersemangat. Semoga tahun depan kita bisa mengadakan acara kebersamaan yang lebih seru lagi dan tentunya pesertanya lebih banyak agar semakin ramai. Propan Raya, luar biasa!!



Nyenengin Anak Sambil Jalan-Jalan ke Semarang

Tanggal 14 Desember 2018 kemarin, Edgar sudah menerima raport dengan hasil perkembangannya yang bagus dan ada kemajuan dari pertama masuk sekolah yang awalnya malu-malu sekarang sudah bisa beradaptasi. Meski ada beberapa hal yang perlu diasah lagi, tapi sebagai orang tua, kita perlu menghargai hasil belajar anak. Bukan hasil akhir yang dilihat tapi prosesnya, dimana anak kita sudah mau berusaha dan disiplin belajar, mau mandiri dan memiliki keberanian itu merupakan nilai plus dari anak usia dini yang patut dihargai dan dipuji karena dengan penghargaan yang kita berikan, anak akan lebih termotivasi.

Keesokan harinya setelah pulang dari acara outbond kantor, Edgar belum tidur siang karena menunggu saya untuk mengajaknya jalan-jalan seperti yang saya janjikan. Namanya anak kecil, kalau dijanjikan habis terima raport mau diajak main dan jalan-jalan pasti diinget terus..hehe

Akhirnya malam minggu ini kita jalan-jalan sekitaran Semarang saja yang deket rumah biar ga capek karena besok mau persiapan perayaan Natal di gereja. Nah, kita memilih bermain di Trans Studio Mini yang ada di Transmart Jl. Setiabudi no 127 Srondol Kulon Banyumanik Semarang. Tentunya sudah tak asing lagi, Trasnmart yang belum lama dibangun masih saja ramai pengunjung terutama di arena bermain yang ada di Trans Studio Mini.

Disini kita bisa puas bermain dengan mengisi kartu seharga minimal Rp 50.000,- dan untuk yang belum pernah kesini harus membeli kartu terlebih dulu dan mengisi minimal Rp 100.000,-. Di Trans Studio Mini ada berbagai wahana bermain baik untuk anak kecil maupun dewasa. Selain wahana bermain, bagi yang suka foto bisa selfie di sini dengan berbagai background maupun fasilitas yang sengaja dibuat sebagai tempat selfie dan terlihat menarik lagi terdapat dinosaurus yang bisa bergerak sehingga anak-anak menjadi lebih tertarik.

selfie di depan menara Eiffel buatan


 Bom-bom car





Setelah puas bermain dan sudah isi ulang saldo kartu sampai 3 kali, kami langsung menuju ke Toko Batik Smile untuk mencari baju batik sarimbit keluarga. Batik Smile beralamat di Jl. Sukun Raya no 23 Banyumanik Semarang. Kalau dari Transmart, maju sedikit ada SPBU Sukun dan Pizza Hut langsung belok kanan, Batik Smile berada di depan Alfamidi. Nah, disini ada lebih dari satu outlet lho, kita bisa bebas memilih mau beli dimana, yang jelas disini lengkap dan modelnya bagus-bagus, ada dress, blus, kemeja, hem anak, dress anak, maupun celana kulot berbahan batik. Harganya pun tidak terlalu mahal dan kita bisa mencari motif batik seragam maupun sarimbitan sama keluarga dan pasangan. Kalau mau lihat modelnya sebelum berkunjung ke toko atau outlet, kita bisa buka instagramnya (batiksmilepremium) atau kalau mau tanya-tanya stok dan motif bisa WA di no 085104888787. Akhirnya kami sudah mendapat batik sarimbit keluarga dengan harga yang lebih murah daripada menjahitkan sendiri.

Setelah capek jalan-jalan Edgar sudah lapar dan mengajak ke Waroeng Steak yang ada di Ungaran. Saking laparnya Edgar makan dengan lahap dan menghabiskan steak double dan hanya tersisa sedikit nasinya. Emang nyenengin banget kalau lihat bocah ini makan..hehe

Baju batiknya Edgar langsung dipakai saat Natalan

Tanggal 16 Desember 2018, gereja kami ada ibadah perayaan Natal. Nah, setelah kemarin Edgar merasa senang dan puas jalan-jalan, kali ini dia akan pentas di acara perayaan Natal. Di saat anak kecil diberikan penghargaan atau hadiah agar berani tampil maupun setelah memperoleh hasil yang baik dari usahanya, maka hal tersebut akan memotivasi anak untuk melakukan yang lebih baik dan mendorongnya untuk lebih maju. Hadiah dan penghargaan tak harus mahal, dengan diajak bermain atau jalan-jalan, dibelikan baju atau mainan, maka anak sudah merasa sangat senang dan merasa bangga dengan apa yang dilakukannya.

Edgar dan teman-teman sekolah minggu antusias untuk tampil


tari tradisional anak-anak

Meski masih melirik temannya yang lebih besar, yang penting udah PD
tampil di depan orang banyak


Nah, sebagai orang tua kita perlu menyenangkan anak dan memberikan penghargaan dari hasil yang mereka lakukan agar mereka bisa lebih maju dan memiliki motivasi dari penghargaan yang diberikan oleh orang tuanya. Jadi, jika kita menjanjikan sesuatu jangan cuma-cuma karena kemauan anak, tapi doronglah anak untuk melakukan sesuatu terlebih dulu untuk mendapatkan hadiah atau penghargaan, misalnya dengan rajin belajar nanti dibelikan tas baru, atau kalau berani maju dan tampil ke depan nanti diajak jalan-jalan, sehingga anak bisa lebih percaya diri dan ada sesuatu yang membuat mereka terdorong untuk maju.

Rabu, 14 November 2018

Asyiknya Pembelajaran Luar Sekolah (PLS) di Riverwalk Boja

Pendidikan dan pembelajaran yang sesungguhnya ketika kita berada di lingkungan nyata. Materi dan pengajaran di dalam kelas memang sangat penting untuk menunjang teori yang ada, tetapi praktek pendidikan dalam lingkungan dan kehidupan sehari-hari juga tak kalah pentingnya. Untuk itu, pembelajaran di luar sekolah bisa menambah pengetahuan dan anak-anak bisa langsung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sabtu, 10 November TK Santa Theresia mengadakan kegiatan Pembelajaran Luar Sekolah (PLS) di Riverwalk Boja. Anak-anak sangat antusias, jam 07.00 sudah berkumpul di sekolah untuk persiapan menuju ke Riverwalk. Objek PLS kali ini sepertinya jarang terdengar sebelumnya, memang Riverwalk merupakan tempat wisata baru yang mengedepankan creative dan cocok untuk anak-anak. Setelah berdoa dan mendengarkan pengarahan dari guru, anak-anak langsung bersiap untuk berangkat dan kali ini tidak boleh didampingi orang tua agar anak belajar mandiri. 

Lokasi Riverwalk Boja
  
Riverwalk terletak di Jl. Veteran, Nagadibolo, Boja, Desa Ngadibolo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah 51381 telepon (0294) 3670809. 
Untuk menuju tempat ini sangatlah mudah karena bisa dilewati kendaraan umum seperti mobil, sepeda motor maupun bus karena terdapat halaman parkir yang luas.
Riverwalk berada di sekitar persawahan sehingga para wisatawan dapat menjernihkan pikiran dengan pemandangan desa di sekitarnya.
River Walk berdiri dengan bangunan-bangunan yang bertema unik dan menarik minat para wisatawan, diantaranya adalah Main Gate yang bertemakan Santorini dari Yunani dengan bangunan-bangunan yang berkarakter Eropa, China, dan model Modern Tropis. Selain itu River Walk juga menyediakan penginapan Urban Camping Houstel yang mengusung konsep Camping dengan pemakaian outdoor toilet & bathroom. Untuk menuju ke Riverwalk anak-anak naik mobil angkutan isuzu berjumlah 4 untuk 4 kelas. Anak-anak merasa senang karena jarang naik angkutan umum bersama-sama teman sekelas dan bu guru.

Harga Tiket dan Jam Buka

Untuk masuk ke tempat wisata Riverwalk, kita cukup membayar Rp 60.000,00 untuk week end dan Rp 55.000,00 untuk week day dan kita bisa dengan bebas menggunakan berbagai macam fasilitas di dalamnya. Oiya, untuk tiket masuknya bisa ditukarkan eskrim lho. Riverwalk buka dari jam 10.00 - 18.00. Saat masuk ke lokasi, anak-anak diberi stiker dan ditempelkan di bajunya, sekaligus sebagai tanda sudah membayar tiket dan bebas menggunakan fasilitas yang ada.

Fasilitas di Riverwalk Boja 

Sesi pertama setelah ice breaking, anak-anak diajarkan untuk bercocok tanam, khususnya cara menanam bibit tanaman cabe. Meskipun terlihat sederhana, tetapi ini merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Anak-anak belajar menanam sendiri dengan tanah dan tanaman yang sudah disediakan. Nah, dengan pembelajaran cara bercocok tanam, anak-anak bisa langsung mempraktekannya sendiri. Untuk itu, sebagai orang tua jangan takut anaknya kotor ya, karena dengan kotor anak menjadi kreatif dan menambah pengalaman yang menyenangkan bagi mereka.

Anak-anak menunjukkan hasil bercocok tanam

 Anak-anak mendengarkan pengarahan dari instruktur

Banyak fasilitas yang dapat dinikmati di Riverwalk Boja, yaitu Mini Water Park & Swimming Pool, Bird House Paradise, Noah Bahtera Animal House, Hotel & Resto, Indoor & Outdoor Best Learning. 

Setelah selesai bercocok tanam, anak-anak berkeliling ke Mini Zoo, salah satunya Bird House Paradise untuk melihat berbagai jenis burung dan bisa berselfie. Pengalaman yang bisa menambah pengetahuan anak dengan melihat langsung berbagai jenis burung dan hewan lainnya, seperti kelinci, kucing, dan sebagainya.

Bird House Paradise

Setelah berkeliling melihat berbagai macam hewan peliharaan, anak-anak juga diajak untuk menangkap ikan bersama. Ikan yang sudah berhasil ditangkat dapat dibawa pulang sehingga membuat anak-anak menjadi bangga dan senang.

Nah, sekarang waktunya berenang di mini waterpark. Di sini ada 2 jenis kolam dengan ketinggian 20 cm dan 50 cm jadi cocok untuk anak-anak sambil bermain dan menikmati mini slide, water canon, jungkat-jungkit, dan lingkin bucket. Anak-anak terlihat senang bisa menikmati wahana permainan dan fasilitas yang ada di Riverwalk.

 Noah Bahtera

Warung Holiday

Bird House Paradise
sumber: http://www.riverwalkboja.com

Mini Waterpark

Setelah puas berkeliling dan berenang di Riverwalk, anak-anak menikmati makan siang di resto.

 Makan siang bersama di resto


Pukul 13.00 anak-anak sudah mulai bersiap-siap untuk pulang. Setelah puas belajar dan bermain di Riverwalk, anak-anak terlihat senang sambil membawa hasil bercocok tanam dan ikan yang mereka tangkap. Mereka bisa bercerita dengan orang tua di rumah tentang apa saja yang mereka lakukan dan dapatkan di kegiatan PLS hari ini. Ada yang senang berfoto dan selfie dengan berbagai hewan peliharaan, ada juga yang mungkin merasa takut memegangnya.

Selain pendidikan formal dan teori pelajaran dari sekolah, kita sebagai orang tua juga berperan aktif dalam perkembangan anak seperti bersosialisasi dengan lingkungan maupun kehidupan sehari-hari. Pembelajaran maupun praktek langsung dalam kehidupan sehari-hari merupakan pelajaran yang mudah untuk diingat dan merupakan pengalaman yang luar biasa. Misalnya, dengan bermain di luar rumah jangan khawatir anak akan terkena kotoran karena justru anak akan lebih kreatif meski terkena kotoran. Saat senang menulis dan menggambar mungkin anak akan lebih senang mencoret-coret tembok atau benda lainnya di rumah, jangan melarang anak karena dengan mencoret-coret di benda yang ada di sekitarnya anak akan terasah kreatifitasnya karena dia lebih senang dan bisa menikmati hasil kreasinya. JIka kita sedikit-sedikit melarangnya maka anak tidak bisa leluasa dalam mengaplikasikan kreatifitas dan bakatnya. Dengan menutup rumah rapat-rapat, menyuruh anak belajar di dalam rumah saja tanpa bersosialisasi dengan lingkungan dan melarang anak bermain dengan teman-temannya di luar akan membuat anak merasa dibatasi dan pelajaran yang didapatpun terbatas di sekolah dan di dalam rumah. Namun, dengan mengajak anak bersosialisasi dan bermain dengan temannya di luar rumah, maka anak akan mendapatkan pelajaran dalam kehidupan nyata serta belajar dari alam sekitar, yaitu bagaimana dia menghadapi orang-orang di sekitarnya dan cara bergaul dengan orang lain maupun cara menyelesaikan masalah. Akan tetapi, semuanya itu juga perlu pengawasan dan bimbingan dari orang tua agar anak dapat membedakan mana yang baik yang perlu mereka teladani dan mana yang tidak baik dan tidak seharusnya mereka lakukan.

Nah, melalui kegiatan PLS ini, sebagai orang tua pastinya sangat senang dan berterima kasih pada guru-guru yang telah sabar mendampingi dan membimbing anak-anak selama belajar di luar sekolah. Pembelajaran di luar sekolah merupakan hal yang penting agar anak-anak bisa mempraktekkan langsung di lingkungan dan kehidupan nyata. Dengan adanya Pembelajaran Luar Sekolah, anak-anak akan lebih mengetahui berbagai jenis binatang peliharaan dan tanaman yang tidak hanya mereka lihat melalui gambar dan teori saja. Mereka juga bisa mengaplikasikan kegiatan langsung yang tidak hanya didengar melalui cerita saja.

Selasa, 28 Agustus 2018

Aku Belajar Bersosialisasi, Berkreasi dan Berbagi di Sekolah

Saat sudah mulai memasuki kegiatan belajar mengajar yang efektif di sekolah, mungkin ada beberapa anak yang merasa bosan, tetapi banyak juga yang merasa menyenangkan dan nyaman, rasanya ingin masuk sekolah terus dan ini yang dirasakan anak saya, dia merasa nyaman dan senang dengan lingkungan di sekolahnya. Setelah pulang sekolah, dia sering menceritakan teman-temannya yang di kelasnya, seperti ada temannya yang bawa minum teh, dia ikut-ikutan membawa bekal minum teh, bercerita juga kalau temannya ada yang punya adik kecil, saat ada temannya yang jahil atau nakal juga diceritakan di rumah dan ada beberapa temannya yang bilang pengen main ke rumah dan juga bercerita tentang teman-teman akrabnya yang saat pulang juga saling menyapa dan melambaikan tangan. Memang, anak kecil itu polos dan jujur ya..

Di sekolahnya Edgar, hal yang membuatnya tidak bosan mungkin karena kelasnya berganti-ganti tempat, sehingga ruangan dan suasananya pun terkesan menarik dan tidak bosan dengan satu tempat saja. Selain itu, setiap hari Sabtu juga dikumpulkan jadi satu dengan kelas lain sambil diajarkan materi pengetahuan maupun Bina Iman. Baru satu bulan, Edgar sudah hafal dengan nama-nama teman sekelasnya dan juga saat berpapasan di jalan dengan teman dari kelas lain juga saling menyapa, sosialisasi antar teman di sekolahnya sudah terbentuk.

 Bunda Ana mengajarkan tentang sex education


Anak-anak memperhatikan saat dijelaskan mengenai sex education


Selain bisa bersosialisasi dengan banyak teman, di sekolah juga diajarkan untuk berbagi. Anak-anak diajarkan untuk mengumpulkan donasi bagi saudara kita yang terkena musibah di Lombok. Meskipun tidak banyak, tapi anak-anak sudah mulai belajar untuk berbagi dan memberi bagi yang membutuhkan. Di usia dini ini, pendidikan dan pengajaran yang tepat tentunya akan menjadikan anak-anak menjadi generasi yang baik dan takut akan Tuhan.

 donasi dari anak-anak untuk Lombok

Kegiatan Bina Iman

Di bulan Agustus ini, banyak masyarakat yang sibuk dalam memeriahkan HUT RI ke 73. Tak ketinggalan anak-anak di sekolahpun juga turut memeriahkan dengan acara lomba makan krupuk. Meski tak harus menang, tetapi dengan turut aktif dalam lombak, anak-anak sudah cukup senang. Sesampainya di rumah, pasti ada beberapa anak yang bercerita, tadi lomba makan krupuk, tapi krupuknya aku makan pakai tangan dipegangi. Dengan ceritanya yang PD dan bersemangat tentunya sebagai orang tua kita merasa lucu mendengarnya.

Lomba makan krupuk di sekolah

Tak hanya materi pelajaran yang didapat, anak-anak juga aktif mengikuti kegiatan extrakurikuler seperti komputer, vokal, renang, tari, dan lainnya. Dengan adanya kegiatan extra tersebut, anak-anak belajar untuk mengenal perkembangan teknologi seperti komputer dan kesenian serta olahraga lainnya. Hal ini yang membuat anak-anak nyaman dan tidak bosan untuk bertemu lagi dengan teman-temannya di sekolah sambil mengikuti kegiatan belajar di sekolahnya. Dengan adanya extrakurikuler seperti seni tari maupun vokal, bisa merangsang anak untuk lebih kreatif, berkreasi, dan dapat mengekspresikan serta mengaplikasikan bakat mereka di dunia seni.


Kegiatan menari di kelas

Kegiatan yang dilakukan anak-anak mungkin terlihat biasa dan sederhana, tetapi bagi mereka adalah hal yang membanggakan dan dapat menjadi tempat untuk aktualisasi diri mereka di lingkungan sekolah dengan teman yang banyak.

Rabu, 25 Juli 2018

Aku Udah Sekolah Lho !!!


Aku udah sekolah lho!, itu adalah kalimat yang sering diucapkan oleh seorang anak yang sudah mulai memasuki usia sekolah pertama kali. Anak-anak biasanya merasa bangga dan senang saat mulai masuk sekolah karena merasa bisa sama dengan teman-teman lainnya yang memiliki rutinitas berangkat ke sekolah setiap pagi. Namun, terkadang saat masa-masa pertama masuk sekolah, beberapa anak yang terbiasa dekat dengan orang tuanya merasa sedih kalau tidak ditunggu dan rewel. Nah, ini dia hal yang cukup merepotkan dan melelahkan bagi guru-gurunya saat muridnya menangis, rewel, dan mungkin ada yang histeris dengan berteriak-teriak memanggil mama atau papanya.



Tanggal 16 Juli 2018, hari pertama masuk sekolah. 

Bagi orang tua yang anaknya baru memasuki usia TK pastinya sengaja meluangkan waktunya untuk mengantarkan anaknya masuk sekolah di hari pertama dan tentunya anak merasa sangat senang karena hal tersebut sebagai wujud perhatian orang tua ke anak. Hari ini di TK Santa Theresia Ungaran, hampir semua anak diantarkan atau didampingi oleh orang tua mereka. Ada beberapa yang sudah berani dan ada juga yang masih menggandeng mama atau papanya saat akan berbaris. Upacara penyerahan anakpun dimulai, sebagai simbol bahwa orang tua memberikan kepercayaan pada guru dan sekolahan untuk membimbing dan mendidik putra-putrinya.

Upacara penyerahan anak di TK Santa Theresia Ungaran

Pembagian Kelas

Hari Sabtu sebelum masuk sekolah, sudah ada pembagian kelas untuk TK - A. Tiap kelas terdapat 15 anak. Untuk tahun ini di TK Santa Theresia, kelompok A terdiri dari 4 kelas dan total kelompok A 58 anak. Kalau total PAUD, TK-A dan TK-B sekitar 100 an anak. Masing-masing kelas di TK - A diberi nama sayuran, yaitu Tomat, Terong, Kobis, dan Buncis. Kebetulan anak saya masuk di A3 Kobis. Hari Senin setelah upacara penyerahan anak, anak-anak berbaris sesuai kelasnya dan masuk ke kelas masing-masing. Setelah masuk kelas, Bu Guru mengajak bernyanyi bersama sambil memperkenalkan diri. Untuk kelas A3 Kobis dibimbing oleh Bunda Santi.

hari pertama masuk kelas di TK - A3 Kobis

Masa-masa MOS

Minggu pertama di sekolah diisi dengan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS).
Setiap pagi kumpul bersama, berdoa, bernyanyi dengan menggunakan gerakan. Masa-masa MOS diisi dengan kegiatan yang menyenangkan sehingga membuat anak-anak tidak bosan dan merasa nyaman di sekolah.

Hari ke-2 sampai ke-5, anak-anak diperkenalkan mengenai kegiatan belajar mengajar dan ekstra kurikuler serta berkeliling ke lingkungan sekolah. Anak-anak tampak bersemangat dan ceria. Minggu pertama masuk sekolah diisi dengan kagiatan yang membuat anak-anak merasa senang dan nyaman agar bersemangat untuk belajar di sekolah.



Hari ke-6 anak-anak diajarkan mengenai makanan sehat dan setelah selesai mereka bisa menikmati makan bersama dengan sayuran dan lauk yang menyehatkan. Anak-anak hebat, makan sendiri dan selesai makan piring dan gelas kotor mereka bereskan sendiri. Guru mengajarkan agar anak-anak belajar mandiri dan bisa makan sendiri tanpa disuapi orang tua.

Pengenalan mengenai makanan sehat

Seminggu melalui masa MOS anak-anak merasa bersemangat untuk masuk sekolah dan tentunya dengan teman-teman barunya yang mulai diajak berkenalan di tiap kelas.

Minggu ke-2 masuk sekolah, anak-anak tidak boleh ditunggu orang tuanya. Hal ini mengajarkan anak untuk mandiri dan lebih fokus dengan pengajaran dari guru. Saya sangat setuju dengan hal ini, karena bisa mengajarkan anak lebih berani dalam menghadapi lingkungannya, mandiri, dan dapat mengajarkan anak untuk mengatasi masalah dan mencari solusi dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak mulai mempunyai teman akrab dan berusaha mencari teman baru dengan saling menanyakan nama temannya atau istilahnya berkenalan. Di kelas, khususnya di TK - A3 Kobis anak-anak hebat, tidak ada yang menangis di kelas itu semua berkat kesabaran Bunda Santi dalam menghandle dan membimbing anak-anak. Setiap pulang dari sekolah, dengan bangganya mereka menunjukkan hasil karyanya ke orang tua ataupun eyang mereka. Meski hasil karya bagi orang dewasa terlihat kurang sempurna, tapi hal tersebut membuat anak dan orang tua bangga karena hasil karya tersebut adalah hasil usaha mereka dengan kreativitasnya masing-masing.

"Ma, aku tadi diajari mewarnai balon, kata Bunda mewarnainya jangan keluar garis dan diwarnai sampai penuh!" Itulah perkataan anak saya saat bercerita mengenai kegiatannya di sekolah. Bukan hasil yang dilihat tapi prosesnya, yang terpenting bagi anak sudah mengikuti instruksi dan perintah yang sesuai dengan petunjuk guru itu sudah bagus. Hasil yang diperlihatkan sudah sesuai dengan instruksi bu Guru. Memberikan kata hebat, pintar, bagus ya hasilnya, itu akan membuat anak lebih bersemangat dan perkataan positif akan membangun pikiran positif juga untuk anak.
Jangan pernah berkata pada anak, gambarnya jelek, kok ga bisa sih, ini kan gampang kenapa ga bisa. Kata-kata yang negatif akan membuat anak merasa rendah diri dan mengurangi semangatnya dalam belajar.

Merobek kertas, hal yang mungkin terlihat mudah dan gampang bagi orang tua, tapi belajar merobek kertas dapat merangsang motorik halusnya.
Kegiatan ini mengajarkan anak untuk bekerja dengan tempo dan caranya sendiri, mendorong anak mengambil keputusan secara mandiri, mengenal minat, membuat target hasil untuk dirinya sendiri, dan yang terpenting mengasah kreativitas, sebab kegiatan ini dilakukan secara bebas serta tanpa tuntutan dari orang lain. Tugas dan hasil karya yang dibawa pulang dan ditunjukkan kepada orang tuanya mendorong semangatnya dan rasa percaya diri. Setiap hari anak pastinya selalu bercerita mengenai aktivitasnya di sekolah, bagaimana dengan teman-temannya, serta hal baru apa yang dia dapat di sekolah. Anak selalu bercerita jujur dan apa adanya, sebagai orang tua tentunya kita mendengarkan dengan baik apa saja yang dia ceritakan dan tanyakan hal-hal apa saja yang dia dapat di sekolah.

Akhirnya, guru dan lingkungan sekolah di TK Santa Theresia berhasil membuat anak-anak merasa nyaman dan bersemangat saat masuk sekolah. Setiap pagi, anak saya merasa bangga kalau ditanya tetangga, "Udah sekolah ya, sekolah dimana?"
Jawab anakku dengan bangga sambil senyum-senyum, "Santa Theresia, di Ngaran"

 Belajar mewarnai balon

 Selfie bersama teman-teman di TK-A3 Kobis

Belajar merobek kertas



Pujilah anak-anak Anda secara terbuka, cemaskan mereka secara diam-diam.
Semangat untuk menjadi orang tua bagi generasi cemerlang!